Pesona Candi Ijo, Candi Tertinggi di Jogja!

Candi Ijo Jogja. Jogjakarta, kota tujuan pariwisata para turis lokal maupun asing. Banyaknya tempat wisata alam, wisata belanja, dan wisata sejarah membuat kota ini nggak pernah sepi dari pengunjung.

Wisata yang sedang naik daun di jogja adalah wisata candi-candi eksotis  yang memiliki keindahan masing-masing. Siapa lagi yang tak mengenal Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko dengan keindahan dan keromantisannya.

Selain kedua candi itu, masih ada lagi candi eksotis di Jogja yang masih sepi dari pengunjung. Namanya Candi Ijo, penasaran?

Sunset di Candi Ijo, Yogyakarta
Sunset di Candi Ijo, Yogyakarta via @priyonounyil

Candi Ijo ini terletak di Bukit ijo, desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Untuk mencapai lokasi ini kamu bisa mengambil rute menuju Candi Prambanan. Setelah sampai di peritigaan Candi Prambanan, terus belok ke selatan atau ke kanan jika dari arah Jogja.

Arah menuju Candi Ijo adalah jalan yang menghubungkan Jogja-Piyungan. Setelah sekiranya 15 menit perjalanan, kita akan menemukan sebuah plakat untuk menuju Candi Ijo. Setelah itu kamu akan dihadapkan jalan yang lumayan menanjak dan berliku.

Menikmati suasana di Candi Ijo
Menikmati suasana di Candi Ijo via @amaliaziya

Nama Candi Ijo sendiri diambil dari nama lokasi candi ini dibangun, yaitu Gumuk Ijo yang berarti bukit hijau. Candi yang berada di ketinggian sekitar 358 mdpl ini merupakan bangunan candi tertinggi yang ada di Jogja.

Candi yang terdiri atas 17 struktur bangunan dan terbagi ke dalam 11 teras. Sebelas teras tersebut merupakan teras berundak yang membujur dari barat ke timur. Dengan teras paling tinggi berada di teras nomer sebelas.

Liburan bareng teman ke Candi Ijo
Liburan bareng teman ke Candi Ijo via @mei.indriawati

Beragam macam relief yang dapat kita jumpai yang terpahat pada dinding candi memberi tanda yang merupakan candi ini adalah peninggalan Umat Hindu. Di atas pintu masuk terdapat kala makara dengan motif kepala ganda dan atributnya.

Kala makara juga bisa dijumpai pada candi penganut Budha yang menunjukkan bahwa candi ini merupakan bentuk akulturasi yaitu proses sosial yang timbul apabila terjadi pencampuran dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan saling mempengaruhi dalam hal ini antara kebudayaan Budha dan kebudayaan Hindu.

Beberapa candi yang mempunyai motif kala makara antara lain candi Ngawen, Candi Plaosan dan Candi Sari.

Bangunan candi kebanyakan menyimpan sebuah misteri, tak kalah halnya dengan Candi Ijo ini. Pada teras ke sembilan nanti, kamu akan menemukan dua buah prasasti yang di beri kode F bertuliskan Guywan atau Bluyutan yang berarti pertapaan.

Prasasti yang terbuat dari batu yang berukuran 14 cm  x  9 cm itu berisi mantra-mantra yang konon kabarnya adalah sebuah kutukan yang hingga saat ini masih belum terpecahkan.

Pemandangan pesawat dari Candi Ijo
Pemandangan pesawat dari Candi Ijo via @ardianmk

Pemandangan indah yang tak akan bisa dijumpai di candi lain. Bila menghadap ke arah barat dan memandang ke bawah, kamu bisa melihat pesawat take off dan landing di Bandara Adisutjipto.

Pemandangan itu bisa dijumpai karena Pegunungan Seribu tempat berdiri candi ini menjadi batas bagian timur bandara. Karena keberadaan candi di pegunungan itu pula, landasan Bandara Adisutjipto tak bisa diperpanjang ke arah timur.

Pesona Candi Ijo
Pesona Candi Ijo via @meirasolvin

Untuk  berkunjung ke Candi Ijo untuk sekarang ini cukup mengisi buku tamu tanpa dipungut biaya, tetapi rencananya Pemkab Sleman akan segera menarik retribusi masuk ke tempat ini.

Nah itulah wisata Candi Ijo Jogja. Bagaimana? Tertarik untuk menikmati pemandangan Jogja dari Candi Ijo?

Tinggalkan komentar