Gunung Tertinggi di Indonesia

20 Gunung Tertinggi di Indonesia Beserta Ketinggian dan Letaknya

Gunung tertinggi di Indonesia – Secara geografis Indonesia merupakan negara yang terletak di antara 2 Benua (Asia dan Australia) dan 2 Samudera (Hindia dan Pasifik). Sedangkan secara geologis Indonesia terletak di antara 2 sirkum, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Letak secara geologis ini yang membuat kawasan Indonesia memiliki banyak gunung.

Sebelum beranjak lebih jauh, kita harus mengetahui definisi gunung terlebih dahulu. Gunung merupakan dataran di bumi yang menjulang ke atas karena proses alam yang terjadi beribu-ribu tahun lalu. Jika satu gunung disebut gunung saja, sedangkan jika sekumpulan disebut pegunungan.

Biasanya yang digolongkan gunung tingginya lebih dari 600 m di atas permukaan air laut, di bawah itu disebut bukit. Puncak Jaya (Papua) merupakan gunung tertinggi yang ada di Indonesia, yaitu memiliki ketinggian 4.884 meter di atas permukaan air laut (mdpl). Gunung kedua yaitu Puncak Mandala (Papua), yaitu memiliki ketinggian 4.760 meter.

Kamu mungkin penasaran kira-kira selain dua yang sudah disebutkan di atas, apa gunung tertinggi selanjutnya di Indonesia. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini penulis akan tunjukkan 20 gunung tertinggi di indonesia.

Berikut 20 gunung tertinggi di Indonesia yang perlu kamu tahu:

1. Puncak Jaya

Puncak Jaya
jasaseopremium.com

Merupakan gunung tertinggi di Indonesia, yaitu memiliki ketinggian 4.884 meter di atas permukaan air laut, terletak di Papua. Puncak tertinggi dari pegunungan jayawijaya ini disebut juga Carstenz Pyramid, nama yang merujuk pada ekspedisi untuk menaklukan puncak jaya yang dilakukan oleh Belanda pada tahun 1936.

Berikut beberapa orang Belanda yang melakukan ekspedisi dan menjadi orang yang pertama kali berhasil menaklukan puncak jaya, yaitu Jean Jacques Dozy, Anton Colijn, dan Frits Wissel. Pada awalnya gunung ini bernama Cartenz Pyramid, tahun 1963 berganti nama menjadi Puncak Sukarno, berganti nama lagi menjadi Puncak Jaya hingga sekarang.

Gunung ini juga menjadi gunung tertinggi di kawasan Asia. Bahkan saking tingginya di puncaknya ada gletser salju, satu-satunya yang ada di negara kita. Gunung ini sendiri memiliki 3 titik puncak ketinggian, yaitu Sumantri (4.870 mdpl), Ngga Pulu (4.863 mdpl), dan East Carstenz Peak (4.808 mdpl).

2. Puncak Mandala

Puncak Mandala
superadventure.co.id

Merupakan gunung tertinggi kedua di Indonesia, tingginya mencapai 4.760 di atas pemukaan air laut. Puncak Mandala terletak di Papua, sebenarnya Puncak Mandala sendiri masih bagian dari Pegunungan Jayawijaya yang membentang di kepulauan Papua. Gunung ini juga dikenal dengan sebutan Julian Peak.

Suhu rendah membuat Puncak Mandala selalu dilapisi oleh salju. Namun, karena pemanasan global, dari hari ke hari luasan salju terus berkurang, puncaknya di tahun 2003 dimana lapisan salju sudah tidak ditemukan lagi di sana. Pendakian di Puncak Mandala pertama kali dilakukan pada tahun 1959 yang dilakukan tim ekspedisi dari Belanda.

Piet ter Laa, Max Tissing, Herman Verstappen, Jan de Wijn, dan Arthur Escher adalah nama-nama orang Belanda yang melakukan ekspedisi di tahun 1959 dan berhasil menjadi orang pertama yang menaklukkan Puncak Mandala. Secara geografis gunung ini terletak di ujung timur Indonesia, tepatnya berdekatan dengan negara Papua Nugini.

3. Puncak Trikora

Puncak Trikora
beritaharianpapua.blogspot.com

Gunung ini merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia, yaitu memiliki ketinggian 4.750 meter di atas permukaan air laut. Sama dengan kedua gunung sebelumnya, Puncak Trikora juga terletak di Papua. Pada zaman Belanda, gunung ini disebut dengan nama Wilhelmina Peak, bahkan nama tersebut digunakan sampai tahun 1963.

Gunung ini menjadi bagian dari pegunungan Maoke, mengenai ketinggiannya sendiri ada beberapa orang yang mengatakan gunung ini menempati urutan kedua gunung tertinggi di Indonesia dan ada yang mengatakan menempati urutan ketiga. Tetapi lebih banyak yang bersepakat gunung ini menempati urutan ketiga.

Jalur untuk mencapai Puncak Trikora sangat menantang, sehingga banyak orang yang merasa tertantang untuk menaklukkannya. Gunung ini terakhir kali didaki oleh tim ekspedisi dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada tahun 2016. Untuk pendakian pertamnya sendiri sejak tahun 1913, yang dilakukan oleh tim ekspedisi dari Belanda.

Versteeg, Hubrecth, dan Franssen Herderschee merupakan orang-orang pertama yang berhasil menaklukan Puncak Trikora pada ekspedisi tahun 1913. Di Puncak Trikora suhu udaranya sangat dingin, bisa mencapai 3 derajat celcius, suhu udara yang seperti ini bisa membekukan pendaki.

Sama seperti Puncak Mandala, di Puncak Trikora juga selalu dilapisi dengan salju. Namun, sekarang lapisan salju tersebut juga sudah tidak ada lagi.

4. Gunung Ngga Pilimsit

Gunung Ngga Pilimsit
travelingizzy.com

Merupakan gunung tertinggi keempat di Indonesia, yaitu memiliki ukuran ketinggian mencapai 4.717 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di Papua dan sempat dikenal dengan nama Puncak Idenberg. Sama dengan Puncak Trikora, gunung ini juga bagian dari Pegunungan Maoke. Hanya terletak 15 kilometer dari pegunungan tertinggi di Indonesia (Pegunungan Jayawijaya).

Gunung ini merupakan salah satu puncak yang peling sulit ditaklukkan oleh pendaki. Namun, tim ekspedisi pecinta alam dari Universitas Katolik Parahyangan berhasil mencapai puncak Gunung ini pada tahun 2009 lalu. Mereka merayakan kebehasilan tersebut dengan menyebut gunung ini sebagai Puncak Merah Putih.

Meskipun jalur pendakiannya cukup ekstrem, sebenarnya gunung ini sudah ditaklukkan sejak tahun 1962 oleh pendaki asal Austria, yang bernama Pilip Temple dan Heinrich Harrer. Mereka melakukan ekspedisi dan berhasil mencapai puncak Gunung Ngga Pilimsit untuk pertama kalinya.

5. Gunung Yamin

Gunung Yamin
wikipedia.org

Merupakan gunung tertinggi yang berada di nomor kelima, yaitu memiliki ketinggian 4.540 meter di atas permukaan laut. Seperti gunung-gunung tertinggi sebelumnya, gunung ini juga terletak di Papua. Gunung ini menjadi salah satu gunung yang masuk deretan pegunungan jayawijaya yang puncaknya diselimuti salju.

Letak gunung yamin sendiri membentang dari Papua Barat hingga ke negara tetangga, Papua Nugini. Selain dikenal sebagai Gunung Yamin, gunung ini juga dikenal dengan sebutan Puncak Prins Henrik. Gunung ini menjadi salah satu gunung yang cukup unik dan misterius, karena belum ditemukan catatan pendakian.

Jika dilihat dari catatan tersebut, kemungkinan belum ada yang berhasil mendaki sampai ke puncak Gunung Yamin. Selain medannya yang mungkin cukup sulit, dibutuhkan waktu berhari-hari untuk sampai ke puncaknya.

6. Gunung Kerinci

Gunung Kerinci
phinemo.com

Gunung ini memiliki ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut, merupakan gunung tertinggi keenam di Indonesia. Gunung ini merupakan gunung jenis gunung aktif. Itu artinya Gunung Kerinci merupakan gunung aktif tertinggi yang ada di Indonesia. Jika 5 gunung sebelumnya berada di Papua, Gunung Kerinci berada di wilayah Sumatera.

Terletak di Provinsi Jambi berbatasan langsung dengan Sumatera Barat, atau tepatnya menjadi bagian dari Pegunungan Bukit Barisan yang membentang di wilayah Sumatera. Lokasi Gunung Kerinci dikelilingi oleh Taman Nasional Seblat, yang menjadi habitat dari Badak Sumatera dan Hariamau Sumatera yang saat ini terancam punah.

Gunung Kerinci memiliki kawah seluas 120 x 400 meter dan juga air yang berwarna hijau yang sangat cantik, sehingga pendaki akan dimanjakan dengan keindahan alam di gunung ini. Jika kamu suka mendaki, sekali-kali kamu harus mencoba mendaki di sini dan merasakan sendiri keindahan alam yang disuguhkan.

Pendakian pertama kali Gunung Kerinci sudah dilakukan sejak tahun 1877 oleh Daniel Davied Veth dan Arend Ludolf van Hasselt. Ada beberapa nama lain untuk menyebutkan Gunung Kerinci, yaitu Korinci, Gadang, Kerintji, dan Puncak Inderapura.

7. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani
weekendescape.co.id

Gunung ini merupakan gunung tertinggi ketujuh di Indonesia, yaitu tingginya mencapai 3.726 meter di atas permukaan laut. Gunung Rinjani terletak provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tepatnya di pulau Lombok. Gunung ini merupakan gunung yang aktif, sehingga menjadi gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia.

Letak gunung ini dikelilingi oleh Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 40 ribu hektar. Taman nasional tersebut memang cukup luas. Selain itu, Gunung Rinjani juga masih menjadi bagian dari Kepulauan Sunda Kecil.

Menjadi salah satu gunung terindah di Indonesia, karena memiliki pemandangan yang sangat cantik, didukung dengan pemandangan kawah biru seperti laut yang bisa dilihat dari puncak Rinjani. Kawah biru ini biasa disebut Segara Anda atau Anak laut. Luasnya sendiri mencapai 200 meter.

Karena pemandangannya yang indah itulah Gunung Rinjani menjadi gunung favorit para pendaki. Jika kamu suka mendaki, sekali-kali kamu harus mencoba mendaki Rinjani dan melihat sendiri keindahan dari kawah biru yang ada di sana.

8. Gunung Semeru

Gunung Semeru
anekatempatwisata.com

Kamu yang tinggal di Jawa pasti sudah sangat familiar dengan nama Gunung Semeru. Gunung ini merupakan gunung tertinggi kedelapan di Indonesia, sekaligus gunung tertinggi di pulau Jawa, yaitu memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut.

Gunung Semeru merupakan salah satu gunung aktif di Pulau Jawa, itu berarti gunung ini menjadi gunung aktif tertinggi ketiga di Indonesia setelah Gunung Kerinci dan Rinjani. Semeru terletak membentang di daerah Malang dan Lumajang, Jawa Timur.

Puncak gunung ini dikenal dengan sebutan Mahameru, kalau yang ini pasti anak-anak zaman sekarang sudah banyak yang tahu, soalnya kan sering banget disebut di film “5 cm”, Mahameru. Di puncak gunung juga ada kawah yang disebut Jonggring Seloka. Dibutuhkan waktu sekitar 4-5 hari pulang pergi untuk sampai ke puncak Mahameru.

Sebelum sampai ke puncak, pendaki juga akan melewati sebuah danau yang sangat indah, yaitu danau Ranu Kumbolo. Para pendaki yang tidak kuat sampai ke puncak, biasa lebih memilih mendaki sampai ke Ranu Kumbolo dan menikmati suasana di sana. Gunung ini menjadi gunung paling favorit untuk para pendaki, sehingga pada musim liburan biasanya banyak orang yang mendaki di Semeru.

Pendakian pertama dilakukan oleh seseorang yang bernama Clignet pada tahun 1838. Gunung Semeru juga masuk ke dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger, yang tidak pernah sepi dari pengunjung.

9. Gunung Sanggar

Gunung Sanggar
pixabay.com

Merupakan gunung tertinggi kesembilan di Indonesia, tingginya mencapai 3.492 meter di atas permukaan laut. Beberapa sumber ada yang mengatakan Gunung Sanggar memiliki ketinggian 3.564 mdpl dan ada juga yang mengatakan 3.464 mdpl.

Jika ketinggian Gunung Sanggar ternyata 3.464 mdpl, itu artinya gunung ini tidak menempati posisi gunung tertinggi kesembilan, tetapi menempati posisi kesepuluh. Gunung ini masih terletak di jajaran Gunung Rinjani, atau tepatnya terletak di daerah Nusa Tenggara Barat.

Namun, Gunung Sanggar kalah populer dengan Gunung Rinjani, padahal pemandangannya tidak kalah dengan pemandangan Gunung Rinjani. Suasana dan udara di Gunung Sanggar masih sangat asri dan alami. Jadi sangat sayang jika sekali-kali tidak dicoba.

Terutama untuk yang suka mendaki, jika kamu ingin ke NTB dan sudah pernah mendaki di Gunung Rinjani, kamu bisa melakukan pendakian di Gunung Sanggar. Coba deh, bagus kok!

10. Gunung Latimojong

Gunung Latimojong
instagram.com/ayyu_ayyunda

Gunung ini menjadi gunung tertinggi urutan kesepuluh di Indonesia, tingginya mencapai 3.478 meter di atas permukaan laut. Bisa juga berada di urutan kesembilan jika tinggi gunung Sanggar ternyata 3.464 mdpl. Gunung Latimojong terletak di Sulawesi Selatan, tepatnya berdekatan dengan kabupaten Enrekang.

Lokasi Gunung Latimojong membentang dari selatan ke utara, di utara adalah Kabupaten Tana Toraja, di bagian selatannya adalah Kabupaten Sidrap, di bagian Timur adalah Kabupaten Luwu, dan di Barat adalah Kabupaten Enrekang, atau bisa dikatankan lokasinya berada tepat di tengah-tengah Provinsi Sulawesi Selatan.

Gunung ini menjadi gunung tertinggi di Pulau Sulawesi Selatan, sekaligus gunung tertinggi yang ada di Sulawesi. Gunung ini juga dikenal dengan sebutan Bulu Rantemario. Sedangkan puncak tertingginya disebut dengan Rantemario.

Pendaki yang ingin ke sini sudah dimudahkan dengan pos-pos pendakian di jalur-jalur pendakian. Tetapi kamu juga harus hati-hati, karena medan pendakian Gunung Latimojong cukup sulit dan juga banyak persimpangan, sehingga berpotensi membuat pendaki tersesat.

11. Gunung Slamet

Gunung Slamet
kompas.com

Merupakan gunung tertinggi kesebelas di Indonesia, sekaligus gunung tertinggi di Jawa tengah, tingginya mencapai 3.428 meter di atas permukaan laut. Selain Semeru, Gunung Slamet juga menjadi gunung aktif tertinggi di pulau Jawa, termasuk dalam jenis gunung aktif stratovulcano. Pada tahun 2014 lalu, gunung ini sempat mencapai tahap waspada.

Gunung Selamet menjadi salah satu gunung yang cukup populer di kalangan para pendaki. Kawah dan pemandangan yang sangat indah menjadi daya tarik di gunung ini. Selain itu, di kaki gunung Selamet juga terdapat tempat wisata menarik, yaitu Wisata Baturaden yang ada di Kabupaten Banyumas.

12. Gunung Sumbing

Gunung Sumbing
walterpinem.me

Gunung tertinggi selanjutnya yaitu Gunung Sumbing, gunung ini menjadi gunung tertinggi ke-12 di Indonesia. Tingginya mencapai 3.371 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di Jawa tengah, tepatnya membentang melewati 3 kabupaten, yaitu kabupaten Magelang, Wonosobo, dan Kebupaten Temanggung.

Selain Gunung Selamet, Gunung Sumbing di Jawa Tengah yang menjadi favorit para pendaki. Pemandangannya cukup bagus, terutama di daerah lereng, pendaki akan dimanjakan dengan hamparan pertanian warna yang bisa ditemukan di lereng-lereng gunung. Hamparan pertanian itulah yang menjadi salah satu daya tarik Gunung Sumbing.

13. Gunung Yaramamafaka

Gunung Yayamamafaka
sawit88.blogspot.com

Gunung tertinggi ke-13 di Indonesia yaitu Gunung Yaramamafaka yang terletak di Papua. Gunung ini memiliki ketinggian 3.370 meter di atas permukaan laut. Letak Gunung Yaramamafaka cukup dekat dengan gunung-gunung lain yang ada di Papua, misal gunung mandala, gunung jawa, dan gunung lainnya.

Jika kamu yang berasal dari papua atau dari daerah mana saja dan ingin mencoba mendaki pegunungan yang ada di Papua, kamu bisa mencoba mendaki di Gunung Yaramamafaka, gunung ini tidak terlalu tinggi seperti gunung-gunung lain di Papua. Meskipun begitu, medan untuk mendakinya sendiri cukup ekstrem, jadi pendaki harus hati-hati.

Jangan lupa untuk menyiapkan perbekalan yang memadai, tetapi jika kamu sudah terbiasa mendaki, mungkin sudah tahu apa saja yang di persiapkan ketika melakukan pendakian.

14. Gunung Raung

Gunung Raung
sportourism.id

Gunung tertinggi ke-14 di Indonesia yaitu Gunung Raung, tingginya mencapai 3.344 meter di atas permukaan laut. Gunung ini merupakan gunung merapi aktif, meletus terakhir kali pada tahun 2015. Letusan di tahun 2015 merupakan jenis letusan Strombolian, yaitu letusan kecil dengan mengeluarkan pijar yang terjadi secara terus menerus.

Gunung ini memiliki bentuk kawah terbuka, sehingga ketika terjadi letusan yang mengeluarkan pijar, maka hasil letusan tersebut akan kembali lagi ke dalam kawah, sehingga tidak sampai keluar dari kawasan di Gunung Raung.

Gunung Raung terletak di Provinsi Jawa Timur, nama gunung ini memang belum begitu familiar, bahkan kamu yang tinggal di Jawa Timur sekalipun mungkin belum tau ada Gunung Raung, beda dengan Gunung Semeru yang ada di Jawa Timur yang sangat terkenal. Tetapi jika kamu salah seorang pendaki, pasti sesekali sudah pernah mendengar nama Gunung Raung.

Seorang pendaki pasti tau keberadaan gunung-gunung yang memang potensial untuk didaki. Jadi tidak heran jika pendaki pasti tahu gunung-gunung yang tidak begitu familiar sekalipun.

15. Gunung Lawu

Gunung Lawu
okezone.com

Merupakan gunung tertinggi ke-15 di Indonesia, tinggi gunung ini sendiri mencapai 3.265 meter di atas permukaan laut. Letak gunung ini di antara perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Gunung ini merupakan jenis gunung semi-aktif, artinya masih aktif, tetapi jarak letusannya biasanya sangat lama.

Letusan terakhir Gunung Lawu yaitu terjadi di tahun 1885, artinya sudah lebih dari 200 tahun gunung ini tidak meletus. Jadi gunung ini memang aktif, tetapi jarang sekali meletus. Ada tiga puncak yang menjadi favorit para pendaki, yaitu puncak Hargo Dalem, Hargo Dumilah, dan Hargo Dumiling.

Gunung ini banyak diminati oleh para pendaki karena pemandangan indah yang ditawarkannya, terutama pemandangan lereng-lereng gunungnya. Di lereng-lereng gunung tersebut pendaki bisa melihat uap air dan belerang, jadi pemandangannya sangat berbeda dengan pemandangan di gunung-gunung yang lain.

Selain itu, Lawu juga menjadi salah satu tujuan wisata bersejarah, karena di sini, kamu bisa melihat bangunan Candi Sukuh dan Candi Cetho yang berada di sebelah barat Gunung Lawu. Jadi bukan hanya wisata alam, tetapi kamu juga bisa sekalian menikmati wisata sejarah.

16. Gunung Dempo

Gunung Dempo
ferdyhirawan.blogspot.com

Gunung tertinggi selanjutnya, yaitu Gunung Dempo yang tingginya mencapai 3.173 meter di atas permukaan laut. Gunung ini merupakan gunung tertinggi ke-16 yang ada di Indonesia. Salah satu jenis gunung stratovolcano yang ada di Indonesia ini Letaknya berada di perbatasan antara Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan.

Untuk mencapai puncak Gunung Dempo sendiri hanya dibutuhkan waktu 5 sampai 6 jam berjalan kaki. Di tengah perjalanan pendaki juga tidak perlu takut kehabisan air minum, karena gunung ini memiliki sumber mata air yang sangat jernih dan bisa diminum.

Di puncak gunung sendiri, pendaki akan disuguhkan pemandangan indah berupa hamparan Provinsi Bendkulu dan Lautan Samudera Hindia yang bisa dilihat dengan cukup jelas. Jadi untuk para pendaki yang belum pernah ke sini, tempat ini mungkin bisa dimasukkan dalam urutan gunung yang wajib didaki selanjutnya.

17. Gunung Merbabu

Gunung Merbabu
goodnewsfromindonesia.id

Kamu yang tinggal di daerah Jawa, khususnya Jawa Tengah tentu sudah sangat familiar dengan gunung tertinggi selanjutnya, yaitu Gunung Merbabu. Ya, gunung tertinggi ke-17 di Indonesia ini terletak di Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Magelang. Tinggi Gunung ini sendiri mencapai 10.318 ft atau 3.142 meter di atas permukaan laut.

Gunung ini termasuk jenis gunung stratovulkano, dengan jenis gunung semi-aktif, yaitu gunung yang aktif tetapi sangat jarang sekali meletus. Letusan terakhir kali terjadi di tahun 1797, itu artinya suda lebih dari 200 tahun gunung ini belum melutus lagi.

Selain gunung Slamet dan Gunung Merapi, Gunung Merbabu juga cukup populer di kalangan para pendaki, karena dari puncak Gunung Merbabu pendaki bisa langsung menikmati pemandangan alam dan pemandangan puncak gunung lain di sekitarnya, seperti puncak Gunung Slamet dan Gunung Merapi.

Medan tempuhnya sendiri cukup ekstrem, pendaki harus melewati kabut tebal, hutan belantara, dan udara yang sangat dingin. Lebih ekstremnya lagi, pendaki juga tidak bisa menemukan sumber air di gunung ini, jadi pendaki harus mempersiapkan persediakan air yang cukup jika ingin mendaki ke Merbabu.

Wilayah gunung ini sangat tidak mendukung jika digunakan untuk sarana survival, karena jenis tumbuhan di Gunung Merbabu homogen.

18. Gunung Sindoro

Gunung Sindoro
pendakislow.blogspot.com

Gunung Sindoro merupakan gunung tertinggi ke-18 di Indonesia, tingginya mencapai 10.289 ft atau 3.136 meter di atas permukaan laut. Letak Gunung Sindoro berada di Provinsi Jawa Tengah. Gunung ini tergolong jenis gunung aktif yang sedang tidur, artinya tidak ada tanda-tanda akan meletus dalam beberapa tahun ke depan.

Terakhir meletus lebih dari 40 tahun yang lalu, yaitu di tahun 1971. Gunung ini dikenal dengan beberapa nama lain, seperti Sindoro atau Sundoro. Jika kamu kemungkinan mendaki gunung ini dari arah barat, kamu bisa melihat kawah-kawah yang di sekitarnya terdapat jurang.

Di antara beberapa kawah tersebut, kamu bisa melihat satu kawah paling besar yang disebut Kembang. Di bagian puncak sendiri, pendaki juga bisa melihat kubah lava kecil yang bisa dilihat sampai sekarang.

Jika kamu salah satu pendaki yang ingin mendaki Gunung Sindoro, jangan sampai melewatkan puncak dan bagian barat Gunung Sindoro, karena memang pemandangan paling bagus yang tidak akan kamu temukan di tempat lain ada di bagian tersebut.

19. Gunung Ciremai

Gunung Ciremai
berbagitrip.blogspot.com

Gunung ini merupakan gunung tertinggi ke-19 di Indonesia, tingginya mencapai 10.098 ft atau 3.084 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di Jawa Barat, itu artinya gunung ini menjadi gunung tertinggi di Jawa Barat. Gunung ini merupakan jenis gunung aktif.

Bentuk Gunung Ciremai yaitu berbentuk kerucut yang di atasnya terdapat kawah ganda, yaitu Kawah Barat yang memiliki lebar 600 meter dan Kawah Timur yang memiliki lebar 400 meter. Pada ketinggian 2.900 meter, pendaki akan menemukan titik bekas letusan gunung di masa lalu yang berbentuk gowa.

Orang di sekitar Gunung Ciremai memberi nama goa ini Goa Walet. Saat ini Gunung Ciremai sudah ditetapkan menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai oleh pemerintah.

20. Gunung Agung

Gunung Agung
infonawacita.com

Mungkin masih hangat di ingatan kita semua, beberapa bulan lalu tepatnya bulan Juli 2018 Gunung Agung kembali meletus. Gunung ini menjadi gunung tertinggi ke-20, tingginya mencapai 3.031 meter di atas permukaan laut. Letak gunung ini berada di Kabupaten Karangasem, Bali.

Jenis gunungnya kamu tentu sudah bisa menebaknya sendiri, ya, gunung aktif jenis stratovulkano. Jika kamu mendaki di Gunung Agung, kamu bisa menemukan salah satu pura terpenting di Bali, yaitu Pura Besakih. Sedangkan jika mendakinya sampai ke puncak, kamu bisa melihat puncak Gunung Rinjani yang ada di NTB.

Demikian 20 gunung tertinggi di Indonesia yang perlu kamu tahu. Jika kamu ingin mendaki salah satunya, pastikan kamu mengenali medan agar bisa menyiapkan keperluan pendakian dengan tepat.

Tinggalkan komentar