• Home
  • Sumatera
  • 20 Makanan Khas Sumatera Utara, Ada Arsik yang Menggoyang Lidah

Makanan khas Sumatera Utara – Sumatera Utara merupakan provinsi yang terdapat banyak kota besar di dalamnya, termasuk Medan yang juga merangkap sebagai ibukota provinsi Sumatera Utara. Penduduk Sumatera Utara mayoritas adalah keturunan Suku Batak, sehingga kebanyakan makanan khasnya dipengaruhi oleh orang-orang Batak.

Selain mempunyai banyak tempat wisata alam, Sumatera Utara juga mempunyai aneka macam makanan khas yang sangat menggoda selera. Pada kesempatan kali ini, penulis akan ulas lebih lengkap mengenai makanan khas Sumatera Utara

Berikut ini adalah makanan khas Sumatera Utara menggoda selera yang patut kamu cicipi jika berkunjung ke sana:

1. Anyang Pakis

Anyang Pakis

resepterampil.blogspot.com

Di kabupaten Asahan provinsi Sumatera Utara terdapat makanan khas daerah yang dinamakan dengan anyang pakis. Makanan ini dibuat dari tanaman pakis yang kemudian diberi bumbu tambahan berupa kelapa hasil penyangraian.

Sekilas tampilannya mirip dengan urapan, namun penggunaan kelapa sangrai yang ini lebih mirip serundeng. Jika dilihat lebih lanjut, bumbu yang digunakan sangatlah mirip yaitu daun jeruk, bawang merah, ketumbar, dan serai.
Proses pembuatannya juga sangat gampang. Rempah-rempah seperti daun jeruk dan lain sebagainya dihaluskan kemudian kemudian disangrai bersama parutan kelapa dan pakis tadi. Namun, terlebih dahulu pakis harus dikukus.

2. Bika Ambon

Bika Ambon

Bika Ambon merupakan makanan khas Sumatera Utara sejenis kue yang terbuat dari adonan berupa tepung, santan, gula, dan kuning telur. Namun, nantinya akan difermentasi dengan menambah air nira.

Penggunaan air nira kelapa inilah yang membuatnya berbeda dan menjadi produk baru khas dari ibukota Sumatera Utara.

3. Lemang

Lemang

Lemang merupakan makanan khas Sumatera Utara yang terbuat dari beras ketan yang telah bercampur dengan santan dan proses pemasakan menggunakan perantara bambu. Biasanya, sebelum dimasukkan ke bambu, terlebih dahulu nasi ketan dibungkus oleh daun pisang.

Uniknya dari masakan lemang ini yaitu cara membakarnya. Dalam proses memasak lemang ini, bambu akan dibakar dengan posisi tegak ke arah bara api. Setelah matang lemang disajikan dan bisa langsung dimakan atau diberi tambahan lauk.

Kebanyakan orang sering mengonsumsi Lemang dengan cara memberi tambahan isian bercita rasa manis seperti kinca, serikaya, dan selai. Bahkan, ada juga yang menambahkan rendang, telur, serta lauk pauk lain, bahkan bisa dikonsumsi bersama buah seperti durian. Rasa lemang yang original adalah rasa asin gurih karena ada santan yang merasuk ke beras ketan.

4. Sayur Gurih Tauco

Sayur Gurih Tauco

saribundo.biz

Sayur gurih tauco dari Medan ini merupakan olahan berkuah yang masih menjadi menu yang masuk dalam dua puluh daftar makanan khas Sumatera Utara. Sayur ini mempunyai kuah yang terbuat dari santan kemudian di dalamnya ada udang dan daging sapi yang dibumbui dengan bumbu tauco.

Adanya tauco inilah yang membuat berbeda dengan sayur gurih pada umumnya. Tak hanya itu, penambahan tauco ini juga menghasilkan rasa kuah yang berbeda dari lainnya serta mempunyai aroma yang khas. Adanya tauco yang dibuat secara fermentasi ini akan menghasilkan rasa pedas gurih yang menyelimutinya.

Rempah yang digunakan dalam pembuatan makanan ini adalah bawang putih dan bawang merah yang dipotong lalu ditumis terlebih dahulu, baru dimasukkan cabai giling, cabai hijau, cabai merah, serai, lengkuas, dan jahe.

5. Kue Putu Bambu

Kue Putu Bambu

rancahpost.com

Salah satu makanan khas di Medan yaitu kue putu bambu yang terkenal dengan suara uniknya. Makanan khas Sumatera Utara ini terbuat dari tepung beras yang kemudian diisi dengan gula merah serta aroma pandan yang sangat khas. Dari segi rasa, sangat lembut dan legit ketika masuk ke mulut, serta gula merahnya akan lumer di mulut.

Untuk membuat makanan khas Sumatera Utara yang satu ini terbilang unik, karena hanya membutuhkan cetakan berupa bambu yang ditaruh di kukusan. Nantinya bambu tersebut akan diisi dengan tepung beras, kelapa, dan gula merah serta bisa menimbulkan suara tuuut dari uapnya.

6. Bubur Pedas

Bubur Pedas

titozheng.wordpress.com

Biasanya, masyarakat Medan menjadikan bubur pedas sebagai salah satu menu buka puasa wajib. Bahan utama pembuatan salah satu makanan khas Sumatera Utara ini yaitu beras yang kemudian diberi dengan daging dan sayur serta adanya rempah-rempah yang cukup banyak, tak terkecuali cabai sehingga membuatnya memiliki rasa pedas, namun tetap lembut di mulut.

Kebanyakan bubur pedas hanya ada ketika bulan Ramadhan. Bubur pedas ini sama dengan bubur-bubur lain, namun rasanya yang pedas menjadi nilai lebih dan menjadi khasnya. Tidak hanya daging dan sayur, bubur pedas juga dihiasi dengan menu anyang, yaitu sayuran berupa pakis dan toge.

7. Arsik

Arsik

qiresep.com

Di Kawasan Tapanuli, ada yang namanya arsik ikan dengan bahan dasar ikan mas atau ikan-ikan lain. Dalam membuat arsik, membutuhkan bumbu arsik yang terbuat dari perpaduan rempah-rempah seperti asam cikala dan andaliman. Untuk menciptakan warna kuning pada makanan ini, maka diperlukan lengkuas dan serai.

Setelah itu, bumbu halus tersebut dilumurkan kedalam ikan secara merata. Uniknya, dalam pembuatan makanan khas Sumatera Utara ini, sisik ikannya tidak perlu dibuang. Terakhir, ikan berbumbu tersebut sudah siap untuk digoreng dengan ukuran api kecil hingga agak mengering.

8. Naniura

Naniura

ksmtour.com

Jika di Jepang ada yang namanya sashimi, yaitu ikan mentah yang bisa langsung dimakan, sedangkan di Sumatera Utara ada makanan yang mirip dengan sashimi yaitu naniura. Naniura merupakan makanan dari ikan mas yang diasami.

Ternyata, makanan asli Sumatera Utara ini dulunya adalah makanan untuk para raja dan bangsawan, salah satu pengonsumsinya adalah Raja Sisingamangaraja. Bahkan orang yang memasaknya haruslah para koki kerajaan yang memang sudah ahli.

Kini makanan tersebut sudah bisa dikonsumsi khalayak ramai dan bisa dibuat siapa saja. Rasa dari ikan ini akan terasa sangat ketir di mulut, sehingga masyarakat sering mengonsumsi dengan tuak atau air nira bisa juga dengan minuman bersoda.

9. Natinombur

Natinombur

Natinombur merupakan makanan khas Sumatera Utara yang terbuat dari olahan dari ikan yang disiramkan bumbu di atasnya.

Makanan ini dibuat dengan cara membakar atau menggoreng ikan terlebih dahulu baru diberi bumbu hasil tumisan. Sedangkan untuk tambahan rempahnya seperti bawang merah, kemiri, jeruk nipis, andaliman, dan jahe.

10. Manuk Napinadar

Manuk Napinadar

dapurmamakita.blogspot.com

Nama manuk napinadar mungkin terdengar asing di telinga pecinta kuliner. Karena makanan ini memang jarang dijual di warung-warung atau rumah makan. Bahkan di daerah asalnya, Sumatera Utara, manuk napinadar ini hanya disajikan ketika ada acara adat atau khusus.

Makanan bernama napinadar ini merupakan olahan dari ayam kampung goreng atau panggang yang tersaji bersama bumbu dan sambalnya yang khas. Meskipun terlihat seperti ayam panggang pada umumnya, namun napinadar ini mempunyai satu bumbu yang membuatnya berbeda dengan olahan lain yang serupa, yaitu andaliman.

Bumbu untuk memasak makanan khas Sumatera Utara ini berupa cabai merah atau cabai rawit, kemiri, kencur, bawang merah, bawang putih, asam, jahe, dan tak lupa andaliman. Semua rempah tersebut harus dihaluskan terlebih dahulu sebelum disiramkan di atas ayam kampung yang telah dipanggang.

11. Kolak Durian

Kolak Durian

indonesiakaya.com

Jika biasanya kolak terbuat dari ubi atau pisang, di Medan ada yang namanya kolak durian yang dibuat dari daging durian asli. Penggunaan durian sendiri bertujuan untuk meningkatkan nilai jual durian dan memanfaatkannya. Karena durian di Medan cukup melimpah.

Satu porsi kolak durian tidak hanya berisi durian dengan airnya saja. Namun, ada tambahan lain berupa kolak pisang kepok, jagung manis rebus, gula aren, ketan putih hasil kukusan, dan juga tambahan kuah berupa santan.

Kolak ini rasanya sangat manis di mulut karena jagung, pisang, dan durian adalah olahan yang punya rasa manis. Belum lagi adanya gula aren yang membuat rasa manis kolak ini semakin bertambah kuat.

12. Daun Singkong Tumbuk

Daun Singkong Tumbuk

masakandapurku.com

Penggunaan daun singkong sebagai makanan khas daerah di Indonesia memang sedikit aneh di telinga orang. Namun, di Medan terdapat makanan khas daun singkong tumbuk yang terbuat dari daun ubi kayu. Penyebutan kuliner ini sangatlah beragam, tergantung dari daerah mana makanan ini dibuat, mulai dari silalat, gule bulung gadung, dan parcak.

Untuk membuat makanan ini cukup mudah, karena hanya membutuhkan bumbu halus dari cabai merah, bawang merah, kunyit, dan bawang putih. Kemudian bahan utamanya yaitu daun singkong yang bisa dengan mudah diambil. Namun, sangat diutamakan daun yang masih muda.

13. Sate Kerang

Sate Kerang

masakandapurku.com

Jika biasanya daging yang digunakan untuk sate dari daging sapi atau ayam, di Medan ada yang namanya sate kerang yang menggunakan kerang sebagai bahan utamanya. Jika dibandingkan dengan sate lainnya, sate ini memang tak banyak perbedaan, karena letak perbedaannya hanya dari dagingnya saja. Nantinya, kerang-kerang tersebut akan ditusukkan ke dalam tusukkan dengan jumlah tiga sampai empat kerang.

Dengan rasa yang unik dan berbeda dengan sate kebanyakan, rasa-rasanya menikmati sate kerang adalah pilihan yang tepat. Jadi bagi kamu yang berkunjung ke Sumater Utara, akan terasa sangat kurang lengkap jika tidak mencicipi makanan khas Sumatera Utara yang satu ini.

14. Sambal Tuktuk

Sambal Tuktuk

dapurocha.com

Sambal tuktuk merupakan makanan khas Sumatera Utara yang lebih tepatya berasal dari daerah Tapanuli. Sambal ini berupa olahan sejenis sambal yang dibuat menggunakan ikan aso-aso atau ikan kembung yang dibuat dari proses pengeringan. Penggunaan ikan sebagai sambal ini adalah karena melimpahnya ikan di daerah pesisir Tapanuli.

Meskipun bahannya hampir sama dengan bahan pembuatan sambal pada umumnya. Namun adanya andaliman membuatnya berbeda dengan sambal lainnya, termasuk rasanya. Selain ikan aso-aso sebagai bahan utamanya, bisa juga menggunakan ikan teri tawar sebagai alternatif jika ikan kembung tidak ditemukan.

Dengan kata lain, bahan yang digunakan untuk membuat sambal khas Sumatera Utara ini adalah ikan aso aso atau ikan teri, andaliman, kemiri, bawang merah, bawang putih, garam, cabai merah, cabai merah keriting, dan juga jeruk nipis. Dalam proses pembuatannya, cukup dengan menggoreng ikan hingga matang kemudian di suwir-suwir.

Bahan seperti bawang, andaliman, kemiri, dan bawang bisa disangrai sampai berbau harum. Kemudian, semua bahan-bahan tersebut dihaluskan dan ditambah dengan hasil suwiran ikan, tidak lupa juga adanya tambahan garam, jeruk nipis, dan penyedap rasa agar rasanya semakin enak. Pedasnya yang sangat dominan ini akan terasa lebih lezat jika bercampur dengan daging ikan yang enak.

15. Dali ni Horbo

Dali Ni Horbo

Makanan tradisional Sumatera Utara yang selanjutnya yaitu dali ni horbo. Makanan khas Sumatera Utara ini merupakan olahan dari susu kerbau yang dimasak sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk susu yang menggumpal seperti keju. Jika keju dibuat dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu, justru Dali ni horbo ini dibuat dengan cara tradisonal tanpa bantuan bahan kimia apapun.

Selain disebut dali, keju batak ini juga sering disebut dengan bagot ni horbo. Karena bagot berarti susu sesuai dengan bahan utamanya. Penggunaan susu kerbau ini juga tidak asal-asalan, karena yang akan diambil hanya dari induk kerbau yang baru melahirkan anak yang masih umur 1 bulan. Begitu pula dengan proses memerahnya yang hanya dilakukan di pagi hari.

Umumnya, untuk membuat makanan asal Sumatera Utara ini hanya membutuhkan susu kerbau dengan air nenas atau air hasil dari perasan daun pepaya. Nantinya, susu kerbau ini akan direbus hingga benar-benar mendidih. Biasanya, saat itulah perapian akan dikecilkan kemudian ditambah dengan perasaan air nenas.

Sedangkan, air daun pepaya ini digunakan untuk menghilangkan bau amis susu. Setelah air nenas masuk, kemudian tuangkan air daun pepaya sampai susu mendidih. Baru kali ini dali no horbo sudah siap untuk disajikan di atas piring.

16. Mie Gomak

Mie Gomak

travelingyuk.com

Mie gomak merupakan olahan mie yang berasal dari Batak Toba dengan bahan utama pembuatannya yaitu mie lidi. Penamaannya makanan ini dengan sebutan mie gomak bukan tanpa alasan, karena dulunya mie ini dibuat dengan cara digenggam dengan tangan. Meskpun kini tidak lagi dibuat dengan cara seperti itu.

Bahkan mie ini sudah mendapat sebutan spagetti batak karena bentuknya memang mirip dengan olahan mie spagetti asal Negeri Pizza, Italia. Selain itu, mie ini juga mempunyai dua varian, yakni basah dengan ciri khasnya yang mempunyai kuah yang gurih dan goreng yang dibuat dengan cara digoreng.

Namun, kebanyakan mie gomak ini lebih dikenal dengan jenisnya yang basah alias berkuah. Biasanya setelah mie lidi direbus akan diberi kuah berkaldu ayam yang diberikan bumbu saus serta diisi dengan sayuran. Kebanyakan seperti makanan khas Sumatera Utara, mie gomak juga mempunyai rasa pedas dan ada tambahan bumbu andaliman yang semakin mempertegas rasa pedasnya.

17. Itak Gurgur

Itak Gurgur

instagram.com/dertien_gusti

Itak gurgur terbuat dari bahan yang sama dengan lampet yaitu beras yang telah dihaluskan secara tradisional. Rasa yang dihasilkan dari itak ini yaitu perpaduan antara manis dan gurih. Namun, cara pembuatan makanan khas Sumatera Utara yang satu ini sangatlah sederhana yaitu dengan mengandon itak, kelapa muda yang diparut, gula pasir, dan sedikit air panas.

Setelah dicampur hingga rata, adonan ini dicetak secara manual dengan tangan sendiri. Kata gurgur ini diartikan sebagai membara. Pemberi makanan ini berharap pada si pemakan bisa mempunyai semangat yang membara-bara.

18. Kue Ombus-ombus

Kue Ombus Ombus

sportourism.id

Makanan khas Sumatera Utara ini lebih tepatnya berasal dari Siborongborong, Tapanuli Utara. Kue ini terbuat dari tepung yang diberi gula dibagian tengahnya dan kemudian dibungkus dengan daun pisang. Nama makanan ini, konon harus menghembuskan nafas ketika memakannya.

Kue yang satu ini sangat enak di makan ketika masih dalam keadaan hangat. Tidak jelas mulai kapan makanan ini mulai membudidaya. Namun, pada acara seremonial adat batak, biasanya kue ini menjadi hidangan yang dibarengi dengan kopi atau teh.

Itulah ulasan tentang makanan khas Sumatera Utara. Jika kamu berkunjung ke Sumatera Utara jangan lupa untuk mencicipinya makanan-makanan khasnya. Karena, makanan ini cocok dijadikan sebagai oleh-oleh atau sekedar menjadi makanan maupun cemilan saat ada di Sumatera Utara. Semoga bermanfaat.

Tags:
Leave a Comment