Telusur Indonesia Menyajikan informasi tempat wisata dan ragam warisan alam budaya Indonesia.

10 Tempat Wisata Alam di Jogja Paling Kece, Sering Diserbu Wisatawan

Tempat Wisata Alam Di Jogja, Hutan Pinus Asri, Karangasem, Dlingo, Bantul

Tempat wisata alam di Jogja – Menyandang predikat kota wisata, Yogyakarta atau yang sering disebut Jogja tentu tak pernah sepi dari yang namanya wisatawan. Selalu saja ada wisatawan domestik ataupun wisatawan asing yang memadati Kota Jogja untuk menghabiskan waktu liburannya.

Selain menawarkan suasana yang ramah, kota Jogja juga memiliki berbagai tempat wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Saking banyaknya, terkadang wisatawan selalu bingung untuk menentukan tempat wisata alam di Jogja mana saja yang ingin disambangi. Padahal di dalam hati sih pengennya disambangi semua.

Nah, kalau kamu berencana untuk liburan dan mencari tempat wisata alam di Jogja, maka kamu berada pada tempat yang tepat. Karena hari ini kami akan memberikan informasi beberapa tempat wisata alam di Jogja paling kece yang sering diserbu wisatawan. Kenapa dibilang paling kece? Karena tempat-tempat ini sering banget terlihat di instagram ataupun sosial media lainnya.

Mau tau apa aja? Yuk, simak ulasan mengenai tempat wisata alam di Jogja berikut ini:

1. Tebing Breksi Jogja

Tebing Breksi
paketwisatajogja.biz

Tebing Breksi adalah salah satu tempat wisata alam di Jogja yang tergolong masih baru. Tebing ini terletak di Dusun Groyokan, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman yogyakarta. Lokasinya tidak jauh dari Candi Ijo, hanya berjarak sekitar 1 km sebelum Candi Ijo.

Kalau kamu ingin menuju ke Candi Ijo, pasti melewati tebing breksi ini. Karena letaknya yang tidak begitu jauh, tebing ini masih masuk dalam cakupan kawasan wisata Herritage Candi Ijo.

Awalnya bukit ini adalah sebuah tambang batu biasa yang hampir mirip dengan bukit kecil setinggi kurang lebih 20 meter, namun sekarang ini banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. tak mengherankan memang, karena daya tarik tebing breksi ini terletak pada keindahan tebingnya yang berwarna putih dan menjulang tinggi.

Selain itu pemandangan sunset dari atas tebing ini juga tak kalah indahnya. Jadi tak heran kalau tempat wisata alam di Jogja ini sering diserbu wisatawan. untuk soal tiket masuknya, pengunjung tidak dikenakan harga yang pasti alias seikhlasnya saja.

2. Puncak Becici Jogja

Puncak Becici Jogja
instagram.com/eyangnuryanti

Puncak Becici juga merupakan salah satu tempat wisata alam yang baru di Jogja yang terletak di Dusun Gunung Cilik, Desa Gunung Mutuk, Kecamatan Dlingo, Bantul. Menurut penuturan anggota Pokdarwis (kelompok sadar wisata), hutan pinus yang sekarang dikenal dengan Becici Asri ini masih menjadi bagian dari hutan lindung di bawah pengelolaan RPH Mangunan.

Becici Asri awalnya hanya dikelola sebagai hutan produksi yang menghasilkan getah pinus untuk bahan dasar terpentin dan gondorukem. Namun di sisi lain, ternyata panorama dari bukit di bagian baratnya mempunyai keindahan yang menakjubkan. Oleh sebab itulah orang-orang mulai berdatangan untuk menikmati keindahannya. sehingga tak heran kalau sekarang kawasan ini berubah menjadi destinasi wisata yang menarik.

Selain dikelilingi hutan pinus dan udaranya yang sejuk, Puncak Becici juga menjadi salah satu spot terbaik untuk menikmati senja di Kota Jogja. Karena bukit ini menghadap langsung ke arah barat, maka pemandaangan matahari terbenam pun terlihat sempurna.

Jadi jangan heran kalau kamu berkunjung ke tempat wisata alam di Jogja ini sudah banyak orang-orang di puncak bukit yang sedang menunggu indahnya sunset. Untuk soal tiket masuknya sih gratis, kamu cukup membayar parkir saja 3 ribu rupiah untuk motor dan 10 ribu rupiah untuk mobil.

3. Hutan Pinus Mangunan

Hutan Pinus Mangunan
explorewisata.com

Hutan Pinus Mangunan berada di Desa Dlingo, Mangunan, Bantul. Tempat wisata alam di Jogja ini sering di gunakan sebagai lokasi spot foto-foto, seperti foto pre-wedding, selfie, dan lain sebagainya. Deretan pinus yang tumbuh subur dengan rapi dan cantik tak kalah dengan hutan-hutan yang sering di gunakan lokasi syuting di luar negeri.

Tempat ini selalu ramai sekali dikunjungi oleh wisatawan lokal, terutama di akhir pekan. Bahkan ada juga yang datang dari luar Jogja untuk sekedar berfoto-foto dan menikmati keindahan alamnya. Untuk para pengunjung yang ingin memasuki kawasan Hutan Pinus Mangunan tidak dikenakan biaya alias GRATIS namun harus membayar parkir 3 ribu rupiah untuk motor dan 10 ribu rupiah untuk mobil.

4. Blue Lagoon Jogja

Blue Lagoon Jogja
instagram.com/bluelagoonjogja

Tempat wisata alam di Jogja ini merupakan obyek wisata pemandian yang letaknya berada di Dalem Widomartani, Ngemplak Sleman. sebenarnya nama resminya adalah Pemandian Tirta Budi, namun banyak anak-anak muda Jogja yang menyebutnya dengan Blue Lagoon karena airnya yang jernih dan berwarna biru.

Walaupun kolamnya berukuran kecil di bawah rimbunya pepohonan bambu, pemandian ini tetap saja unik dan mampu menarik perhatian banyak orang. Jadi tak heran kalau pemandian ini selalu ramai dikunjungi ketika akhir pekan ataupun hari libur.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Blue Lagoon adalah pada saat musim kemarau. Karena di musim itulah airnya akan terlihat biru dan sangat jernih. Memasuki kawasan pemandian ini, kamu akan disambut dengan anak-anak kecil yang sedang asik bermain air. Biasanya mereka memanjat pohon yang ada di sekitar kolam ini lalu menceburkkan diri ke air dengan cara melompat. Byuuur!

Kalau kamu gak bisa berenang tapi ingin merasakan kesegaran air di pemandian ini, jangan khawatir! Kamu bisa menyewa pelampung atau ban yang sudah disediakan oleh pokdarwis (kelompok sadar wisata) sekitar. Untuk menikmati kesegaran air di Blue Lagoon ni kamu cukup membayar tiket masuk hanya 2 ribu rupiah saja.

5. Waduk Sermo

Waduk Sermo
instagram.com/munifelgazali

Waduk Sermo adalah salah satu tempat wisata alam di Jogja yang terletak di Bukit Menoreh, Dusun Sermo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap. untuk mencapai waduk ini diperlukan waktu sekitar 90 menit kalau dari pusat Kota Jogja, sedangkan dari Kota Wates hanya menempuh jarak sekitar 6 km. Perjalanan ke lokasinya pun banyak tanjakan dan berkelok-kelok.

Kalau kamu memiliki jiwa petualang, tentu perjalanan ini akan terasa lebih menyenangkan. Terlepas dari akses jalannya yang menantang, ternyata udara di sekitar waduk ini sangat sejuk dan masih asri. Jadi gak heran kalau tempat ini sering dijadikan sebagai tempat pelarian dari keramaian jogja.

Ada beberapa kegiatan menyenangkan yang bisa kamu lalukan di waduk ini yaitu memancing, bersepeda, bersantai disekitar waduk untuk menikmati keindahannya dan berkeliling waduk menggunakan perahu wisata yang sudah disediakan.

Untuk menyusuri setiap sudut waduk dengan menggunakan perahu boat tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, kamu hanya membayar Rp 6.000 per orang. Kalau ingin lebih menikmati, kamu bisa menyewa perahu secara privat seharga Rp. 30.000.

Waktu terbaik untuk datang ke waduk ini adalah pagi dan sore hari. di pagi hari kamu akan merasakan udara yang benar-benar sejuk diantara pepohonan yang menyelimuti waduk. sementara di sore hari kamu bisa menikmati indahnya sunset yang kembali ke peraduannya. untuk tiket masuknya masih sangat terjangkau, cukup membayar 3 ribu rupiah saja per orang.

6. Wisata Alam Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo
instagram.com/okifetaliawati

Puncak Suroloyo merupakan puncak tertinggi di Pegunungan Menoreh, tepatnya berada di Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo. perjalanan menuju Puncak Suroloyo yang berada pada ketinggian 1.019 mdpl ini tidaklah mudah, kamu akan dihadapkan dengan jalanan sempit yang penuh tanjakan, tikungan yang tajam serta melewati jurang yang sangat mendebarkan jantung.

Namun perasaan yang menakutkan itu akan segera tergantikan dengan pemandangan menakjubkan yang akan menyambut kedatanganmu di atas tempat wisata alam di Jogja ini.

Untuk mencapai puncaknya kamu harus menapaki 286 anak tangga dengan tingkat kemiringan tinggi terlebih dahulu. jumlah anak tangga ini tidaklah sedikit, terkadang banyak wisatawan yang sudah kelelahan di tengah perjalanan menyusuri anak tangga, tapi tak perlu khawatir, kamu bisa beristirahat sejenak sembari memandangi pemandangan sekitar yang bisa menyegarkan mata.

Setelah lelah menyusuri banyaknya anak tangga, pemandangan indah dan menakjubkan akan terhampar di depan mata. Dari puncak ini kamu bisa melihat cantiknya puncak Gunung Sindoro, Sumbing, Merbabu, dan Merapi. Bahkan kamu juga bisa meneropong Candi Borobudur yang terlihat mungil.

7. Gua Jomblang

Gua Jomblang
instagram.com/linggabinangkit

Gua Jomblang merupakan gua vertikal dengan hutan purba yang rapat di dasarnya. Letaknya berada di Desa Jetis, Kecamatan Semanu, Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul. Gua ini memiliki lorong sepanjang 300 meter yang dihiasi dengan ornamen gua yang indah dan akan membawa kita menuju ke Gua Grubug, yang katanya kita bisa menyaksikan cahaya surga, walaupun nyatanya kita belum pernah lihat cahaya surga itu seperti apa.

Untuk menuju dasar gua ini dimulai dari menyusuri bibir gua dengan lintasan yang memiliki beragam ketinggian, mulai dari 40 sampai 80 meter. Selain itu memasuki Gua Jomblang juga diperlukan kemampuan teknik tali tunggal atau single rope technique (SRT).

Sesampainya di dasar Gua Jomblang, dijamin kamu akan berdecak kagum melihat fenomena indah yang ada di dalamnya. Kamu bisa menyaksikan hijaunya hutan purba yang masih tetap tumbuh subur dan terjaga keasliannya. kabarnya hutan yang ada di dasar gua ini terbentuk akibat proses geologi, yaitu amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi.

Untuk menjajal caving di Goa Jomblang ini minimal harus dua orang dengan biaya 450 ribu rupiah per orang. Harga ini terbilang masih terjangkau, karena akan sebanding dengan pengalaman yang akan didapat. Selain itu, belum tentu juga kita bisa datang lagi ke Goa Jomblang ini.

8. Wisata Alam Kalibiru, Jogja

Wisata Alam Kalibiru, Jogja
instagram.com/firdamilla_

Obyek wisata Kalibiru merupakan kawasan hutan yang dikelola masyarakat sekitar, letaknya di Hargowilis Kokap Kulonprogo. Lokasinya berada di ketinggian 450 mdpl di kawasan perbukitan Menoreh. Kalau datang dari arah kota Yogyakarta, kamu akan menempuh jarak sekitar 40 km dan dapat ditempuh dalam waktu lebih kurang 90 menit.

Untuk akses menuju Kalibiru ini cukup mudah, kamu tinggal menuju ke wates lalu ikuti jalan menuju Waduk Sermo. Setelah melewati jalan-jalan tersebut, plang dan papan penunjuk jalan untuk menuju Kalibiru semakin mudah terlihat.

Tidak ada kendaraan umum yang menuju ke arah Kalibiru, jadi sebaiknya kamu menggunakan kendaraan pribadi. namun ada satu hal yang perlu diperhatikan, pastikan kendaraan dalam keadaan fit karena jalan menuju kesana penuh dengan tanjakan dan jalan yang sempit.

Ada banyak fasilitas yang bisa kamu nikmati di tempat wisata alam di Jogja ini, seperti outbond, wisata pendidikan, berwisata pedesaan wisata keluarga, wisata budaya, dan treking. namun fasilitas yang menjadi primadona di Kalibiru ini adalah menara pandang yang berada diatas pohon atau sering disebut dengan spot foto.

Dari menara pandang inilah wisatawan bisa menikmati pemandangan perbukitan menoreh nan hijau, panorama Waduk Sermo yang menawan, indahnya Gunung Kukusan dan Gunung Ijo bahkan kalau cuaca sedang cerah akan terlihat laut selatan.

Karena menjadi primadona dan menawarkan pemandangan yang sedap dipandang, menikmati fasilitas ini tidaklah mudah. Kamu harus rela mengantri dengan wisatawan lainnya untuk mendapat giliran naik dan berfoto di atas pohon.

Untuk tiket masuknya kamu hanya membayar 5 ribu rupiah saja, sedangkan untuk menikmati pemandangan dari atas pohon akan dikenakan biaya tambahan sebesar 10 ribu rupiah per orang. Namun kamu hanya diberi waktu sekitar 5-10 menit saja untuk menikmatinya pemandangan dari atas pohon. Maklum, banyak yang antri.

9. Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk
sinarharapan.net

Air Terjun Sri Gethuk adalah salah satu tempat wisata alam di Jogja yang terletak di Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul. Air Terjun ini berada di antara ngarai Sungai Oya yang di kelilingi persawahan.

Obyek wisata Air Terjun Sri Gethuk ini sering disebut–sebut mempunyai kemiripan dengan destinasi wisata di Amerika Serikat, yaitu Grand Canyon Arizona. namun ada satu hal yang unik, daerah Gunung Kidul ini sering dianggap sebagai daerah yang kering dan tandus, namun sumber air terjun ini selalu mengalir deras tanpa mengenal musim.

Ada dua cara untuk mendekati air terjun ini, yaitu berjalan menyusuri jalan setapak dengan pemandangan sawah nan hijau atau menaiki rakit sederhana yang dibuat warga sekitar dari drum bekas dan papan. Tapi kebanyakan wisatawan lebih memilih menaiki rakit. Karena selain tidak capek, pemandangan di dalam perjalanan menyusuri sungainya pun sungguh mengagumkan.

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di tempat ini, seperti berenang di aliran sungai oya, mandi dan bermain air di bawah air terjun dan berfoto dengan spot air terjun, tebing dan sungai oya. Tak hanya itu, jika beruntung kalian juga bisa menyaksikan pelangi yang melintas di depan air terjun. Keren kan?

Namun di balik keindahannya itu, terselip sedikit cerita yang membuat bulu kuduk merinding. Menurut cerita masyarakat setempat, air terjun ini merupakan tempat penyimpanan kethuk yang merupakan salah satu instrumen gamelan milik Jin Anggo Meduro.

Oleh sebab itu kemudian disebut dengan nama Air Terjun Sri Gethuk. Konon pada waktu-waktu tertentu masyarakat sekitar sering mendengar suara gamelan mengalun dari arah air terjun. Serem ya? Jangan khawatir, niat kita hanya berwisata dan menikmati keindahan alamnya. Jadi gak perlu ditakuti ya!

10. Air Terjun Kedung Pedut

Air Terjun Kedung Pedut
instagram.com/miftahrozi49

Di antara banyaknya air terjun yang ada di Kulonorgo, Air Terjun Kedung Pedut merupakan air terjun paling cantik sekaligus unik. Kenapa? Karena air terjun ini memiliki dua warna air yang berbeda yaitu warna putih jernih dan warna hijau tosca. Letaknya berada di Dusun Kembang, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo. Lokasinya terpencil di dasar lembah dari dua tebing tinggi di Pegunungan Menoreh, Kulonprogo.

Dibutuhkan sedikit perjuangan untuk mendekatinya, karena pengunjung harus berjalan kaki terlebih dahulu dari area parkir. jalan yang harus dilewati masih berupa tanah, namun sudah diperkeras oleh pokdarwis (kelompok sadar wisata) karena jalan ini sering dilalui pengunjung.

Setelah mencapai air terjun ini, kamu akan dibuat kagum dengan keindahannya. semua terlihat seperti waterpark versi tradisional yang semua wahananya terbuat dari bambu. Air terjun ini dibuka untuk umum di awal tahun 2015. walaupun terbilang masih baru, tetapi fasiitas yang disediakan sudah cukup baik.

Gimana, 10 tempat wisata alam di Jogja ini, kece kan? Yaiyalah, kalau ga kece mana mungkin sering diserbu wisatawan. Kalau kamu berkesempatan untuk berlibur di Jogja, wajib disambangi semuanya ya

Telusur Indonesia Menyajikan informasi tempat wisata dan ragam warisan alam budaya Indonesia.