Yuk ke Warung Mbok Yem, Warung Tertinggi di Indonesia

Warung Mbok Yem. Kamu pernah kepikiran atau mbayangin gak sih ada warung di puncak gunung? Kalau belum bayangin coba deh bayangin warung ini. Warung Mbok Yem yang ada di puncak Gunung Lawu. Ini bukan bohongan, ini beneran ada lho..

Penasaran sama warung dan sejarahnya? Yuk, simak!

Warung Mbok Yem
Warung Mbok Yem via furirachmawati.com

Gunung Lawu sendiri berada di perbatasan antara Jawa Timur dan Jawa Tengah. Untuk menuju warung Mbok Yem ini, mau gak mau kamu harus mendaki dulu Gunung Lawu yang memiliki tinggi sekitar 3.265 mdpl.

Terdapat tiga jalur pendakian yang resmi buat mendaki gunung ini. Jalur pertama atau jalur selatan yaitu melalui Cemoro Sewu, jalur kedua jalur barat melalui Cemoro Kandang, dan yang terakhir via candi cetho. Biasanya para pendaki lebih memilih jalur Cemoro Sewu yang jarak tempuhnya relatif lebih cepat.

Untuk treknya sendiri, setelah pos registrasi jalur pendakian masih lebar dan agak datar yang medannya berupa batu dan tanah sampai memasuki pos satu. Di pos tau ini juga ada warung, tapi bukan punya Mbok Yem.

Setelah pos satu, barulah tanjakan demi tanjakan menantang di depan kita. Jalan pun juga semakin menyempit. Dan di antara pos satu hingga pos dua bau menyengat keluar dari bebatuan yang mengandung belerang, adapun tempatnya masuk ke dalam hutan menjauhi jalan. Sebaiknya tiap pos kamu istirahatnya yah. Soalnya nanti jalurnya bakal makin mantap.

Dari pos dua menuju pos tiga jalur batu-batuan semakin menanjak. Perlu diketahui bahwa jalur pendakian Cemoro Sewu berupa tangga yang dibuat dari batu-batuan tertata rapi, dengan vegetasi yang tidak terlalu rapat.

Jalur menuju pos empat tetap sama yaitu batu-batu yang sudah tersusun rapi. Pemandangan sepanjang pendakian “tangga” ini terbilang cukup membosankan. Di sini banyak pendaki bilang adalah tangga penyesalan. Karena jarak antar tangga semakin tinggi. Bahkan di beberapa titik, jidat sama lutut bisa sampai bertemu.

Setelah melewati tanggal penyesalan untuk  menuju pos empat, jalan menuju warung Mbok Yem atau pos lima ini terbilang sudah nggak terlalu menanjak. Jalur juga semakin melebar dan vegetasi mulai terbuka.

warung mbok yem
Warung Mbok Yem

 

Nah, setelah itu sampailah kita di warung tempat tujuan kita yang berada di ketinggian sekitar 3.150 mdpl ini.

Asal muasal atau sejarah Mbok Yem mendirikan warung ini adalah kurang lebih 17 tahun yang lalu, Mbok Yem yang sehari-harinya naik turun gunung untuk mencari akar-akaran  yang merupakan bahan membuat jamu, sering bertemu para pendaki gunung.

Dari pertemuan itu, tak sedikit para pendaki memohon bantuan warga Desa Galih, Kecamatan Poncol ini untuk membuatkan kopi atau memasakkan mie instan. Lantaran sering dimintai bantuan para pendaki untuk membuatkan kopi dan mie instan, Mbok Yem kini memutuskan mendirikan warung di puncak Lawu.

Di warung sederhana ini kita bisa memesan minuman panas penolak dingin seperti teh, kopi atau wedang jahe. Kalau mau makan bisa memesan menu sederhana nasi pecel, telor ceplok dan mie instan, atau soto. Jangan khawatir soal harga, meskipun lokasinya berada di puncak gunung yang tinggi, harga di sini masih termasuk bersahabat ini.

Sebagai contoh, satu gelas teh manis panas hanya dibanderol dengah harga Rp 3.000. Cukup murah tentunya jika dibandingkan dengan usaha yang dikeluarkan menuju puncak Gunung Lawu.

Kalau kamu ke sini, kamu juga bisa nggak perlu lagi berat-berat membawa tenda di dalam ransel. Pasalnya, cukup dengan berbelanja di warung gubuk dari kayu sederhana beratap terpal warna merah yang terlindung dari angin gunung sudah bisa ditempati buat beristirahat (kalau nggak penuh ya).

Warung Mbok Yem di Puncak Gunung Lawu (1)
Warung Mbok Yem di Puncak Gunung Lawu (1)
Warung Mbok Yem di Puncak Gunung Lawu (2)
Warung Mbok Yem di Puncak Gunung Lawu (2)

 

Masih ada lagi yang diberikan Mbok Yem secara gratis yakni toilet. walaupun nggak mewah, tapi toilet yang letaknya di bawah warung ini terbilang bersih dan tidak mengeluarkan bau.

Nhah, itulah warung tertinggi di Indonesia. Tertarik untuk jajan di situ?

Telusur Indonesia

Menyajikan informasi tempat wisata dan ragam warisan alam budaya Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close